Welcome

We Write And We change!

Jumat, 18 November 2011

Tulisan sederhana, jika bermanfaat Alhamdulillah...

 
Candi Borobudur

   Sebenarnya orang Indonesia itu sudah jenius dari dahulu, ingat pelajaran sejarah bagaimana orang Indonesia membangun candi?
kepikiran tidak bagaimana menumpuk batu menjadi bangunan dan rapat & tidak mudah ambruk? bukankah itu suatu ide yang brilian? jadi jika ada anggapan bahwa bangsa Indonesia Jenius karena DIJAJAH oleh Inggris, VOC dan (bangsa Eropa lainya + Jepang) sebagian iya (untuk menjadi bahan pelajaran), dan sebagain yang lain tidak bisa dijadikan patokan bahwa Bangsa Indonesia besar karena Dijajah, lalu kenapa masih ada sebagian potensi ke jeniusan nya belum terbuka? karena pikiran itu ibarat parasut, seperti hal nya parasut pikiran tidak akan terbuka jika (yang memiliki) pikiran tidak mau membukanya atau kurang nya bantuan dari lingkungan tersebut secara totalitas. solusinya adalah bekerja seperti yang terdapat dalam artikel tulisan:

http://inspirasi-tracs.blogspot.com/2011/11/jenius-adalah-kerja-keras.html

   bahwa jenius adalah kerja keras, atau jika boleh saya sebut ini setara dengan "Learning By Doing"
maka cobalah hentikan perbuatan yang sia-sia untuk mencela antar sesama manusia, sebenarnya ada FEED BACK ketika mencela yang lain adalah yang mencela sedang mencela diri nya sendiri, karena apa yang kita tanam dan rawat suatu saat akan tumbuh... jika menanam baik maka tumbuhlah kebaiakan dan jika menanam kejahatan sudah tahu bukan apa yang akan tumbuh?

   ada pertanyaan lalu bagaimana mereka yang autis?
menurut para ahli orang autis itu sebenarnya Jenius dan bisa berprestasi, IQ mereka melebihi orang yang normal & hanya saja sahabat kita yang autis ini memiliki keistimewaan perhatian dalam segi EQ nya, bukankah setiap manusia memiliki kekurangan serta kelebihanya masing-masing? termasuk saya dan para pembaca sekalian :)

   begitu juga dengan pemimpin setiap manusia diamanahkan untuk memimpin mata yang ia miliki, telinga yang dimiliki, lidah yang dimiliki, dan segala organ tubuh yang mampu ia pimpin.

baca di:
http://amalulasudira.blogspot.com/2011/11/anak-autis-yang-berprestasi.html

pesan ini disampaikan untuk seluruh umat manusia terutama di Indonesia.
setiap orang adalah pesan tauladan bagi yang lain.

SHARE saja semoga bermanfaat, jika berkenan berikan komentar yang membangun di kolom komentar
Terimakasih :)

Wallahu Alam bii sawab
  Manusia Pembelajar

dengan alunan music Mother - Seamo.
always want to write












Reaksi:

3 komentar:

  1. Di dunia Arsitektur yang saya tekuni, hal itu jg masih menjadi misteri.. Bagaimana ya mereka bisa membangun seperti itu? Teknologi apa yang mereka gunakan?
    Jika kita melihat sekilas teknologi yang ada sekarang, dan dibandingkan dengan mereka dahulu, secara kasat mata kita akan menganggap kita saat ini lebih maju.. Namun, jika melihat Borobudur?? Pikiran pun diajak tuk mempertimbangkan mereka-mereka yang dari jaman dulu.. :D

    Keep Writing sobat.

    BalasHapus
  2. Iyya Artikel pak Amalul A Sudira dan komentar pak Arya benar... Subhanalloh .. intinya memang (menurut saya pada kenyataan ini) diatas langit masih ada langit.. jadi banyak pasti manusia yg memiliki potensi kejeniusan hanya tinggal bagaimana kita mengembangkannya.. Wallohu'alam.. ^^

    BalasHapus
  3. @All: Terimaksih atas komentar yang membangunya :)

    BalasHapus